Beranda News Diduga Main Proyek, Seorang ASN Ngamuk di Kantor BPKAD Halbar

Diduga Main Proyek, Seorang ASN Ngamuk di Kantor BPKAD Halbar

247
0

HALBAR – Kamis, (29/12) sore, bertempat di ruangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, salah satu ASN yang bertugas di Kantor Camat Loloda diketahui bernama Dulman Ali, mengamuk.

Dari informasi yang dihimpun, ASN tersebut mengamuk lantaran anggaran proyek yang diduga dikerjakan oleh perusahan miliknya itu belum cair, sehingga dirinya mengamuk dan mendesak BPKAD Halmahera Barat untuk segera mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Padahal Seorang pegawai negeri sipil (PNS) dilarang untuk terlibat dalam usaha konstruksi yang berasal dari anggaran pemerintah, baik anggaran APBN ataupun APBD, hal itu disebutkan dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang displin PNS pada pasal 4 ayat 2 terdapat 15 poin yang berisi larangan bagi PNS yang memanfaatkan APBD atau APBN dan juga PNS dilarang sama sekali main proyek.

Kepala Badan Keuangan Halbar Chuzaema Djauhar saat dikonfirmasi membenarkan adanya keributan itu, mantan Sekretaris DPRD Halbar ini mengaku bakal mencairkan anggaran proyek milik Dulman Ali dalam waktu dekat.

“Saya kurang tau keributan itu, tapi menurut staf tuntutan dia (Dulman) terkait pencairan dana proyek, saya ingin tegaskan bahwa pada prinsipnya akan dibayar, karena anggaran terkait pekerjaan proyek itu sudah ada menunggu prosesnya saja,”singkat Chuzaema Djauhar melalui Via pesan WhatsApp.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Halbar ini menambahkan, proses pencarian dana proyek milik perusahan Dulman Ali itu sudah dikeluarkan SP2D, namun belum diturunkan oleh pihak keuangan, dirinya meminta agar ASN tersebut jangan buat keributan hingga merusaki fasilitas kantor.

“Anggaran itu pasti dicairkan, jangan buat keributan apalagi sampai merusak fasilitas kantor, karena ini aset negara,”tandasnya. (TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here