Beranda Daerah HB Ceritakan Saat Dana Hibah KNPI Halbar di Bagi-Bagi

HB Ceritakan Saat Dana Hibah KNPI Halbar di Bagi-Bagi

526
0

HALBAR – Mantan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara,HB, buka-bukaan soal kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2018 setelah HB ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh Polres Halmahera Barat.

Kepada media ini, HB menceritakan bahwa proses awal pembuatan proposal permohonan dana hibah ke Pemkab Halbar, HB tidak pernah dilibatkan oleh ketua dan Bendahara.

“Yang membuat proposal permohonan dana hibah tersebut adalah mantan ketua dan bendaharan, MM dan MK” Ucap HB

Selaku Sekretaris KNPI, HB mengakui bahwa dirinya tidak pernah menandatangani proposal tersebut, namun ada pencairan dari Pemda melalui Bank BPD.

” Yang mengatur propsal itu, MM dan MK, saya (red HB) kaget setelah mengetahui dalam proposal tercantum nama saya dan sudah di tandatangani padahal saya tidak pernah menandatangani proposal tersebut” Ungkap HB

HB bilang disaat pencairan ada keterlibatan juga oknum YB dan diduga uang tersebut dibagi-bagi tersemasuk ada oknum DPRD.

“Ini akan saya sampaiakn ke pihak kepolisian saat dirinya diperiksa untuk pengembangan selanjutnya, termasuk ada oknum DPRD juga” Cetusnya

Mantan PNS halbar ini mengatakan bahwa, dirinya dilibatkan saat pencairan dana hanya sebesar Rp. 150.000.000 (seratus lima Puluh Juta), itu pun, kata HB, suda dicairkan oleh Ketua dan Bendahara, namun dia hanya ditelpon datang untuk menahan uang yang sudah dicairkan.

” Saat cair yang saya tau itu cuma Rp. 150. 000.000, itu yang mereka bilang jumlahnya ke saya. Dan yang Kase cair itu Bendahara MK dan Ketua KNPI MM, setelah cair baru mereka telepon saya datang. Dari pencairan itu baru kita ke jakarta,” tuturnya.

“setelah sampai di Jakarta, saya serahkan uang tersebut ke ketua, setelah itu ketua membagi-bagikan uang tersebut, saya dapat Rp1.200.000, Bendahara 5 Juta, dan teman-teman lain jumlahnya saya tidak tau berapa jumlahnya yang diberikan oleh Ketua. Karena MK itu saya lihat langsung 5 Juta,” sambung HB

HB katakan bahwa, dana Hibah KNPI yang diketahui sebesar Rp350.000.000 (tiga ratus lima puluh Juta) dan hasil audit mengalami kerugian negara kurang lebi sebesar Rp 300 Juta, Ia tidak tau sebagian uang dikemanakan, karena dirinya hanya menerima uang sebesar Rp1.200.000.

” Yang saya tau ketua Kase ke saya hanya Rp1.200.000 Waktu itu kalau saya dapat pembagian besar, maka saya hari ini dibalik jeruji besi saya terima, tapi saya hanya dapat uang Rp1.200.000. Saya ikuti proses ini, dan saya apresiasi kerja polisi untuk dalami kasus ini. Saya siap jadi saksi,” katanya..

” Jadi sekali lagi saya sampaikan, saya selaku mantan Sek KNPI tidak pernah tau soal angaran, tapi di tahan karena apa?. Saya juga siap buka terkait rekayasa tandatangan saya (Sekretaris) dalam proposal bantuan dana knpi itu. Saya merasa dijalimi. Jadi soal palsukan tandatangan, kita buktikan di laboratorium fronscik nanti,” pungkasnya. (TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here