Beranda Daerah Usai di Vaksin, Satu Nakes Dilarikan Ke RSUD Labuha

Usai di Vaksin, Satu Nakes Dilarikan Ke RSUD Labuha

1726
0

LABUHA – Satu tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Labuha Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel),  berinisial W, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha karna mengalami  sesak napas dan kejang-kejang usai disuntik Vaksin. Rabu (17/2/2021).

Pantauan kabarkampung.com, diruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Labuha, terlihat tenaga kesehatan yang berasal dari Puskesmas Labuha tersebut terbaring lemas dan dipasang Oksigen.

Bahkan keluarga yang datangpun hanya bisa menyaksikan sambil menangis melihat kondisi korban tersebut yang terbaring di atas tempat tidur pasien.

Ulia Ibu korban saat ditanya mengatakan bersama suaminya (red ayah korban) baru mengetahui kalau anaknya di larikan ke RSUD dari pihak Puskesmas melalui telpon.

“Torang di kasih tahu melalui telpon oleh pihak Puskesmas kalau anak kami dilarikan ke RSUD dan kami langsung bergegas menuju rumah sakit.”ungkap Ulia.

Ia menambahkan saat dirawat anaknya sempat kejang kejang bahkan jari kaki dan tangan sempat bengkok. Parahnya lagi perutnya juga membesar tapi setelah itu berlahan lahan mengecil.

Dirinya menduga anaknya sakit usai mendapat suntikan vaksin Covid -19 yang dilakukan pihak Puskesmas terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes).

“Anak saya memang memiliki penyakit penyerta, sehingga saat mau di vaksin dia takut, mestinya ini menjadi pertimbangan Tim dokter agar menunda vaksin.”katanya.

Sementara, Salah satu petugas puskesmas yang juga sebagai Tim Vaksinasi, Ibu Ipa saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan kejadian itu. Tepat pukul 12.00 WiT lebih, 12 tenaga kesehatan Puskesmas Labuha divaksin dan baru 10 menit setelah di suntik salah satunya tiba tiba sesak nafas dan kejang sehingga langsung di bawa lari ke RSUD Labuha untuk mendapat perawatan medis.

“ada 12 tenaga kesehatan di vaksin termasuk yang mengalami sesak napas dan kejang kejang, sebelum di vaksin tim medis sudah meminta riwayat, cuma saja dia (red yang mengalami kejang kejang)  terlihat takut sehingga berpengaruh pada kondisi tubuh.”ucap Ipa.

Ia menambahkan, kasus serupa ini pernah terjadi pada dua tenaga kesehatan  saat vaksin kemarin, Namun Alhamdulillah setelah dirujuk di RSUD mereka berdua sembuh.

“Terkait  kejadian ini pihaknya masih menunggu keterangan dokter apakah berkaitan dengan vaksin atau karena adanya penyakit lain.tutupnya. (Idham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here