Beranda Nasional Taufik Madjid Minta Komitmen Pemda Optimalkan DAK

Taufik Madjid Minta Komitmen Pemda Optimalkan DAK

412
0
Jakarta – Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid meminta komitmen pemerintah daerah untuk mengawal  Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik afirmasi bidang Transportasi Perdesaan Tahun Anggaran 2021.
Hal tersebut disampaikan Taufik Madjid saat memberikan arahan sekaligus membuka forum sinkronisasi dan harmonisasi usulan DAK fisik afirmasi bidang Transportasi Perdesaan Tahun Anggaran 2021, di Jakarta pada Senin (7/9/2020).
Taufik Madjid mengharapkan adanya komitmen yang kuat dari Pemda agar alokasi DAK dapat dilakukan secara optimal, maksimal dan tepat sasaran. Sehingga  kebijakan afirmasi  yang dilakukan melalui DAK ini  bisa berdampak signifikan bagi pembangunan daerah.
“Karena dengan dampak signifikan yang bisa kita capai secara simultan, nantinya akan menentukan terhadap percepatan pemulihan ekonomi kita secara nasional ke depan,” ujarnya.
Melalui forum ini juga, diharapkan seluruh Kabupaten/Kota penerima DAK dapat mempersiapkan pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Sehingga ke depan tidak ada lagi kendala-kendala teknis dan administratif yang dapat menghambat kegiatan pelaksanaan DAK dalam rangka mendukung percepatan pembangunan desa, daerah tertinggal, kawasan transmigrasi  dan kawasan perbatasan,” ungkapnya.
DAK adalah dana yang bersumber dari APBN dan dialokasikan kepada Daerah tertentu yang bertujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang menjadi kewenangan Daerah dan sesuai dengan Prioritas Nasional.
Sesuai dengan Trilateral Meeting DAK diputuskan Kemendes PDTT menjadi pengampu DAK fisik afirmasi bidang  Transportasi Perdesaan TA 2021 dengan menu kegiatan  Pembangunan/Peningkatan jalan desa strategis, pengadaan sarana transportasi darat dan perairan, pembangunan dermaga rakyat di sungai/danau, dan renovasi/penggantian jembatan gantung.
“Melalui DAK bidang transportasi perdesaan ini, diharapkan daerah dengan karakteristik khusus seperti daerah tertinggal, kawasan transmigrasi dan kawasan perbatasan dapat melakukan percepatan pembangunan wilayahnya, sesuai dengan kebutuhan bidang masing-masing.” Pungkasnya
*Rifqi/Humas Kemendes PDTT*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here